Goresan
Terakhir
“Diary... 27
Oktober 2011
Aku lelah dengan cobaan yang di berikan Allah untukku,
Aku sayang dengan Ayah dan Ibukku,begitu juga dengan orang-orang yang menyayangiku.
Aku takut kehilangan mereka,dan aku juga takut meninggalkan mereka.
Ya Allah,jadikan aku wanita yang kuat untuk mengahdapi segala cobaan ya Allah,jadikan aku wanita yang mampu tersenyum dikala petir menghampiriku.
Ya Allah,aku tau sakit yang Engkau berikan kepadaku ini sebuah teguran disaat aku sehat tidak pernah mendekatkan diriku kepada-Mu.
Diary,aku ingin sehat lagi,sehat seperti teman temanku yang bisa kesana kemari,bisa mengikuti Tonti,Pramuka,Volly dsb.
Kapan aku bisa seperti itu lagi,tertawa bahagia tanpa beban sakit seperti ini.
Terkadang aku merasa kasihan kepada kedua orang tuaku yang membiyayai pengobatanku hingga berapa ratus.
Rasanya aku ingin berhenti pengobatan.
Diary,aku harap kamu akan menunjukan tulisanku ini kepada Ayah dan Ibuku nanti
Aku sayang dengan Ayah dan Ibukku,begitu juga dengan orang-orang yang menyayangiku.
Aku takut kehilangan mereka,dan aku juga takut meninggalkan mereka.
Ya Allah,jadikan aku wanita yang kuat untuk mengahdapi segala cobaan ya Allah,jadikan aku wanita yang mampu tersenyum dikala petir menghampiriku.
Ya Allah,aku tau sakit yang Engkau berikan kepadaku ini sebuah teguran disaat aku sehat tidak pernah mendekatkan diriku kepada-Mu.
Diary,aku ingin sehat lagi,sehat seperti teman temanku yang bisa kesana kemari,bisa mengikuti Tonti,Pramuka,Volly dsb.
Kapan aku bisa seperti itu lagi,tertawa bahagia tanpa beban sakit seperti ini.
Terkadang aku merasa kasihan kepada kedua orang tuaku yang membiyayai pengobatanku hingga berapa ratus.
Rasanya aku ingin berhenti pengobatan.
Diary,aku harap kamu akan menunjukan tulisanku ini kepada Ayah dan Ibuku nanti
Salam
Cinta Dzakiyah “
“Dzaakkiyaaahhh,keluarr nakk,minum obat dulu “
“Iya maahhh “ Jawabaku
Ya suara yang memanggilku ini adalah mamaku yang menyuruhku untuk melakukan ritual rutin di malam hari setelah jam makan malam.
Aku pun menutup buku harianku dan ku kembalikan di rak buku yang ada di kamarku,dan aku bergegas keluar kamar untuk menghampiri mamaku yang sedang berada di ruang makan. “ Berapa mah ?” tanyaku sambil mengambil air putih yang ada di belakang meja makan “masih seperti biasanya sayang,mungkin 3 bulan lagi bisa kurang satu “ jawab mamaku.
Mungkin mamaku juga tau aku sudah bosan dengan benda benda kecil seperti ini,dilihat dari warnanya memang cantik,ada merah,orange,biru,putih dan pink.
“Iya maahhh “ Jawabaku
Ya suara yang memanggilku ini adalah mamaku yang menyuruhku untuk melakukan ritual rutin di malam hari setelah jam makan malam.
Aku pun menutup buku harianku dan ku kembalikan di rak buku yang ada di kamarku,dan aku bergegas keluar kamar untuk menghampiri mamaku yang sedang berada di ruang makan. “ Berapa mah ?” tanyaku sambil mengambil air putih yang ada di belakang meja makan “masih seperti biasanya sayang,mungkin 3 bulan lagi bisa kurang satu “ jawab mamaku.
Mungkin mamaku juga tau aku sudah bosan dengan benda benda kecil seperti ini,dilihat dari warnanya memang cantik,ada merah,orange,biru,putih dan pink.
#ToBeContinue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar